Salah seorang sahabat saya bercerita, bahwa menurut hasil penelitian di bidang psikologi, pada umumnya, seorang wanita bisa mengeluarkan 30.000 kata perharinya (CMIIW). Dan secara natural, wanita memang lebih cenderung untuk membagi apa isi hatinya pada orang lain, atau membagi isi pikirannya pada orang lain, atau dengan kata lain, curhat.
Sehingga, jika kondisi normal tersebut tidak dipenuhi, akan ada beberapa kompensasi terhadap hal itu. Kompensasi misalnya dibutuhkan oleh orang (wanita) dengan karakter tertutup atau introvert. Orang yang introvert cenderung menyimpan isi hati/pikirannya sendiri, tidak membaginya dengan orang lain. Sehingga dia akan lebih pendiam jika dibandingkan orang (wanita) lainnya.
Karena angka 30.000 itu pada keadaan normal seharusnya tercapai, maka sebagai kompensasi, orang (wanita) yang introvert akan mengeluarkan kata-kata tersebut secara tidak sadar pada saat dia tidur, atau yang lebih sering kita kenal dengan mengigau.
Wah, saya tidak habis pikir. Saya bisa mengerti kalau kita memang perlu mengungkapkan apa yang menjadi pikiran kita. Tapi, apa benar kebutuhan mengeluarkan kata sedemikian sehingga jika kata tidak dikeluarkan sebagaimana jumlah yang (katanya) semestinya, akan membawa dampak signifikan seperti mengigau.
Seolah ada target untuk kata yang harus dikeluarkan perharinya
Kalau memang tidak ada yang mau dilontarkan bagaimana? Kalau berkomentar malah berdampak ga baik gmana? Bukankah silent is gold?
xixiii,,
Lalu, sahabat saya itu melanjutkan kata-katanya, “mia, dikau terkadang mengigau waktu tidur”
,,,
10 Comments
May 19, 2009 at 11:50 am
jadi mia introvert yaa??
May 19, 2009 at 12:52 pm
humm,,
yang jelas kayaknya, suka nglindur mpi -_-’
heheheeee,,,
May 19, 2009 at 1:47 pm
Mia cari pembelaan ni
)
May 19, 2009 at 2:05 pm
ssst,, mbok jangan di ekspose mas :”>
kan jadi ketauan,,
eheheheeee,,,,,
May 20, 2009 at 5:31 am
Harusnya judulnya jd am i an introvert?
Stuju mi,masa kl g memenuhi target 30rb kta/hari harus maksain,kl gt sbaiknya bc buku smbl bicara :p
May 21, 2009 at 3:05 pm
Waw, introvert-nya aja gini, apalagi… :p
Hmm, kalo pas ngigo bisa dimintain “nomer” gak ya?
May 21, 2009 at 5:36 pm
ya… kayaknya bener sih, kalo pengin ngomong aja, kalo ga ngomong bakalan menggigau atau bisulan.
May 30, 2009 at 4:58 pm
Pantesan ce suka ngrumpi ya.. Hehe kayaknya karena gak tercapai 30 rb kata, di ungkapkannya lewat tulisan
. Nice article
June 1, 2009 at 5:29 am
menarik sekali Mi, baru tahu saya teori baru ngelindur ini. Sejauh ini yg saya tahu yang di-gigau-kan itu adalah hal-hal yg datang dari alam bawah sadar yang tidak sempat muncul di alam sadar, dan seringkali memberi isyarat penting apa yg sebenarnya kita rasakan. Dan ternyata…sampai ke kata-kata yang tak sempat terungkapkan, menarik sekali, bahkan sampai berhubungan dgn kuota bicara per hari, luar biasa
. Wah, hati-hati kalau tidur di tempat umum dalam perjalanan seperti di travel atau di kereta, bisa ketahuan deh rahasia-rahasia paling pribadi :p
June 3, 2009 at 11:51 am
Hmm sebaiknya kita hati2 dengan curhat
kesedihan perlu teman dengan alasan curhat..
kemarahan perlu teman dengan alasan curhat..
kebencian perlu teman dengan alasan curhat.
Curhat adalah sarana untuk berbagi kesedihan, kemarahan, dan kebencian
Agar teman membenci orang yang sama dengan kita benci
Agar teman marah pada orang yang sama dengan kita marahi
Lalu apa bedanya sifat kita dengan iblis
karena dikutuk ingin mengajak teman agar sama2 dikutuk
Allah SWT berfirman orang beriman janganlah bersedih hati..
Jadikanlah sabar dan sholat sebagai penolongmu
Just for Information, mudah2 an ada nyambungnya sedikit.
kalo soal ngelindur gak tau deh..