Beberapa waktu lalu, setelah saya menulis postingan sebelumnya, serta setelah diupload dan dikomentarinya beberapa foto perpisahan saya di facebook, beberapa sms teman-teman datang dan bertanya, “pindah kmana Mi? bukannya udah enak disana?”
hehehehee,
Yes you’re right teman teman, enak dan nyaman banget disana ^_^ one of my best working environment! Teman-teman yang cerah ceria lucu lucu pintar dan menyenangkan, bos bos yang cerdas dan supportif, high management yang oke, peluang belajar yang melimpah, kerjaan yang menantang ~ so challenging, pamor perusahaan yang ok, makanan yang enak-enak, kajian yang selalu ada, kajian tafsir bersama pak ustadz yang lucu, musola yang nyaman, akses internet kenceng, ladang amal berlimpah, deket sama sunda kelapa, deket sama masjid bank indonesia, deket sama plaza semanggi, blitz, kartika candra, grand indonesia… ![]()
subhanallah
mantaplah *dua jempol*
but well, I’m moving now
Ke tempat saya sekarang ini. pada awalnya, saya pikir ini semua akan mudah. Karena konon katanya kerjaan adalah sebuah atribut, yang layaknya baju, kita bisa saja ganti dengan yang lain, yang kita suka dan nyaman makenya. Tapi, ternyata ga semudah yang saya bayangkan
lumayan berat juga ternyata
mungkin karena ini ga sekedar baju biasa. Ini kayak seperti klo lu punya baju kesayangan yang saking sayangnya, dipake terus -cuci kering pake- sampe belel, warna pudar n sedikit berlubang jadi lebih adem, dicuci sepenuh hati dikasi molto, lagi diangin angin mau dipake lagi eh ga taunya ilang dicolong dari jemuran. Sedih kannn….. x_x’
Saya sempet berderai-derai air mata di hari pertama saya masuk tempat baru [eh ga gitu banget deng]. Padahal untuk berpindah ini pun, alhamdulillah, saya mendapat banyak kemudahan. Ga perlu tes segala rupa loh. Saya dapat full support dari bapak-bapak dan ibu-ibu management karena tempat baru saya ini masih erat hubungannya dengan tempat kerja saya yang lama. Sepertinya memang, sayanya aja yang kurang bersyukur. Astaghfirullah. Atau ini memang ujian atas kata-kata saya sebelumnya,
“Tahapan hidup, harus dihadapi dengan gagah berani, ceria dan lapang..”
*hehe, ternyata sepertinya saya ga segagah berani itu
Tahapan hidup seperti apa
Alhamdulillah, selain memberi saya banyak manfaat sebagai one of my best working environment, tempat kerja saya sebelumnya juga mengantar saya mengenali seorang mas yang kemudian berniat baik untuk datang meminang
Proses yang harus kami jalani hingga sampai tahap kini cukup panjang dan agak berkelok dikit (klo ga bisa dibilang berliku :p ).
Panjang, karena berhubung saya yang plin plan, bingungan, dan suka berubah-ubah. Bukan bingung karena sosok yang datang, tapi saya emang bingung bingung sendiri aja gitu geje lah pokonya. Alhamdulillah, mas cukup sabar untuk mengikuti ritme saya yang aneh. Sedikit berkelok, karena salah satu dari kami harus memutuskan untuk keluar dari zone nyaman pekerjaan kami. iYa, di perusahaan kami, ada kebijakan untuk tidak dibolehkannya menikah sesama karyawan. Boleh, tapi ya musti keluar salah satu :p Sehingga kalo kami akan menikah, salah satu dari kami harus keluar, atau kalau tetap bertahan akan di berhentikan secara hormat (apa gak hormat ya, saya kurang jelas lah).
Setelah banyak bingung, mencoba berdoa dan berserah, alhamdulillah, kami tergerak untuk melanjutkan proses kami dan mulai mencari pekerjaan pengganti. Kami berharap tidak ada salah satu dari kami yang kebingungan selepas resign kelak. Tidak bermaksud pesimis, hanya demi kestabilan kami dan keluarga masing masing. Hehehee. Akhirnya kami memutuskan harus mendapat kerja pengganti dulu sebelum lanjut bicara soal pernikahan (belakangan, banyak pro-kontra dengan langkah kami ini
gpp kok, hehee).
Subhanallah, tidak perlu menunggu lama, bahkan cukup singkat, saya diterima disebuah perusahaan bumn yg dimana saya suka warna logonya: biru *ga penting 1. Perusahaan saya waktu itu warna logonya merah *ga penting 2. Saya sendiri bahkan sempet terkaget-kaget, dari mulai psikotes, wawancara psikotes, wawancara user, tes kesehatan hingga tes keamanan dan kelayakan berlangsung cukup cepat. Ga sampai 2 bulan ey. Saya ga menyangka harus resign secepat itu. padahal saya baru dapat beberapa assignment kerjaan yang bagi saya sangat menyenangkan. Hiks hiks.
Akhirnya, dengan berat hati, saya akhirnya berkonsultasi mengenai pengunduran diri saya dengan beberapa manager, GM dan VP. Sekalian pamitan, dan berterimakasih untuk semua support mereka.
Sesi-sesi itu tidak akan pernah saya lupa:
Ketika beliau-beliau agak terkejut dengan keputusan saya, dan walau agak menyayangkan mereka tetep kasih support yang hebat. “this is a great lost for us. You give company a good delivery and now we will lose that”. Gitu kata pak GM saya yang keren dan memukau
hiks hiks hiks, makasih pak. Your appreciation is an honor for me, indeed. Pak manager saya yang juga support luar biasa, sampe telpon sana sini coba cari solusi, siapa tau ndak usah keluar dalam waktu dekat..
hehee… makasih banget Pak
*hormat*.
dan banyak juga yang mensupport tanpa menyayangkan, “semoga menjadi keluarga sakinah” *loh kan belum Pak, mbak
another GM said, bagus mia, kamu berkesempatan keluar dari zone nyaman
thanks pak, I learn so much from you.
Belum lagi reaksi teman teman sejawat yang luar biasa. Saya hampir setiap hari foto session dengan mereka
belum lagi yang sampai berlinangan air mata bgitu tau saya mau pindahan….
Ya Allah, what a perfect gift for me, an ordinary person.
Dengan support beliau2, dan doa teman-teman, disaat saya akan teken kontrak dengan pt bumn berlogo biru muda tsb, saya tiba-tiba dipanggil untuk masuk di sebuah perusahaan adik dari perusahaan berlogo merah. Logo perusahaan ini biru hijau dan kuning. Lumayan lah, saya juga suka kok warna hijau dan kuning, habisnya cerah ;D *ga penting 3.
Setelah ngobrol-ngobrol dan interview dikit dengan bapak direksi, diperusahaan biru hijau kuning ini, saya ditempatkan di cabang BSD, bumi serpong damai: yang adalah tempat mas membangun tempat tinggal masa depannya. Subhanallah…
Hidup adalah Pilihan
Bener banget yak
berasa banget dah. Ketika kita ada dipersimpangan jalan dan harus memilih, kita tidak tau jalan mana sebenarnya yang terbaik. Gelap. Yang tau hanya Sang Pemilik Jalan
Yang Maha Mengetahui. Yaa Malik, Yaa ‘Aliim. Jadi selain berusaha, memang musti banyak-banyaklah kita berserah. Yang harus disadari, setiap pilihan pasti ada plus minusnya, dan ada pula resikonya. Saya sadar saya harus siap dengan resiko apapun dibalik pilihan itu.
Ketika sudah memilih, lu harus menjalani pilihan yang sudah diambil tanpa lagi mengeluh, mia. Yakini bahwa itu adalah jalan terbaik yang diberikan Allah. Syukuri dan jalani dengan hati yang lapang dan ikhlas. Karena Allah Maha Melihat, dan Allah Maha Baik pada hambaNya.
Hidup hanya sementara, apa yang dicari selain Ridho dan senyumNya.
However, cant be denied, it is always hard to lose things that you love much…
Seeing those pictures, feels like they will always smile at me ![]()
***ge er ;D ***
Thank you Allah, for the great unforgettable moments…I love them all
……………………
But anyway, besides loosing, hopefully there will always come another beautiful color of life ![]()
Rabbanaa hablanaa min azwaajinaa wadzurriyyatinaa qurrata a’yun waj’alnaa lil muttaqiina imaamaa
Aamiin ya rabbal’aalamiin,,,
*karikatur by mas Irawan

















Alhamdulillah……. akhirnya cerita-cerita di kereta Argo Jakarta – Bandung berujung juga ya Mie, dan dimulai dengan babak baru….
Subhanallah ya Mie…. selamat yah, mudah2an Mie ama Mas-nya selalu dalam rahmat, berkah dan Ridho Allah.
Jangan lupa Undangannya
alhamd. perjalananan yang mesti sedikit menghela nafas…. subhanallah..
kau baik ketika melangkah ke arah tujuanmu dengan pasti dan dengan langkah-langkah yang tegas, dan kau tidak jahat jika kau berjalan ke arah sana dengan terseok-seok. Bahkan yang terseok-seok tidak akan berjalan mundur. Tetapi jika kau kuat dan cepat, jaga agar tidak terseok-seok di depan yang lumpuh, menganggapnya kebaikan, begitulah gibran berpesan.
semoga setiap langkah dan pilihan ini menjadi berkah dalam kehidupan di dunia dan di akhirat kelak.. amiin
==
barokallahu laka wa baroka alaika
wa jama’a bainakuma fii khaiir
barrakallahu mia.. hehe dah lama g sowan ke sini
yg paling bawah itu mas nya kah??
Ooh ini cerita di balik ceritanya Mi, iya deh selamat ya Mi
Btw, nice photos and caricature!
eh, di perusahaan merah-kuning-hijau toh Mi? yg logonya baru ganti jadi biru cerah- putih itu kah? *mbikin-tambah-bingung
anyway…selamat ya Mi…klo udah di publish gini, sepertinya sebentar lagi… Alhamdulillah..